Postingan

Indonesia Yang Kinetik

Berawal dari tugas Mekanisme Reaksi Anorganik (MRA), tulisan dengan tema "Indonesia yang Kinetik" ini terwujud, dengan judul "Hapus Pungli Dan Suap Wujudkan Tujuan Nusantara". FYI, dalam MRA dijelaskan reaksi kimia dapat ditinjau dari dua pendekatan yaitu Termodinamik dan Kinetik, sifat dari reaksi termodinamik adalah semu, cepat, instan, asal-asalan. Sedangkan kinetik memiliki sifat riil, tak semu, bersahaja, hati-hati, rendah hati, dan juga tenang. Dengan dasar itulah bersifat kinetik akan membawa kita lebih baik dibanding termodinamik, so "Don't be thermodinamic, be kinetic"  (Yateman Arryanto) HAPUS PUNGLI DAN SUAP WUJUDKAN TUJUAN NUSANTARA Nusantara, begitu negeri ini sering disebut oleh para rakyatnya. Negara kepulauan yang terbentang dari Sabang hingga Merauke dengan kearifan lokal setiap sukunya. Lebih dari tujuh belas ribu pulau dan dua ratus juta penduduk membuat negara ini menjadi negara yang besar nan kaya akan sumber daya a...

Hati-Hati Meminjamkan Motor, Ini Akibatnya

Minggu pagi waktu yang pas buat ku untuk sedikit bermalas-malasan dari hiruk pikuk tugas kuliah dan semacamnya. Berbaring dan menonton Doraemon jadi pilihan pagi ini, namun tak berselang lama, minggu pagi yang ku rencanakan untuk bermalas-malasan berubah seketika menjadi hari yang padat dan panjang karena harus berurusan dengan polisi. Iya polisi, bukan untuk proses penilangan, pengadilan, perpanjangan SIM, ataupun minta surat keterangan baik dari polisi. Semua itu karena untuk pertama kalinya aku terlibat dalam aksi pencurian. Kejadian ini bermula sekitar pukul 08:30 pagi tadi saat sedang bermalas-malasan, datang seorang cowok mengetuk pintu kamar kost dan berniat untuk meminjam motor "Mas bisa pinjam motornya sebentar ?" "Hmm, untuk apa ya mas?" Jawabku spontan For information, cowok ini merupakan seseorang yang sering berada di kost ku belakangan ini, dia kadang nginap berdua tepat di kamar depan kamar kostku dengan temannya yang ku rasa juga masih punya ...

Kau Buatku Berhasil Melewatinya

Syukur, mungkin itu satu kata yang pas untuk ngambarin cerita hari ini, gimana enggak, motor yang kemarin sempat ngambek gak mau diidupin udah sehat lagi dan handphone yang sempat nginep di service center selama satu minggu lebih akhirnya balik lagi ke tangan. Alhamdulillah. Dimulai dari pagi tadi, sekitar jam 8:30 dengan celana training dan kaos, ku tuntun motor matic biru itu ke honda service center. Perjalanan yang tidak begitu dekat cukup menguras tenaga, apa lagi belum sarapan. Walaupun sempat berhenti beberapa saat untuk istirahat, akhirnya sampai juga di tempat sekitar pukul 9. Seperti halnya service berkala, ku jabarkan apa masalahnya yang motor biru ini alami. "Begini pak, motornya dari beberapa waktu lalu gak bisa di stater ataupun di slah secara manual" ujarku menerangkan. "Sudah berapa lama mas?" "Mulai hari selasa sepertinya, ini juga kalau direm lampu belakangnya gak nyala." Bapaknya pun mencoba mencek beberapa bagian, sepertinya memas...

Dia Yang Senantiasa Mendengar

Udah lebih dari dua minggu ini cukup banyak masalah yang datang, bekerja dibawah tekanan memang sudah biasa buatku, ya namanya juga deadliner. Namun kalau dibawah tekanannya ada banyak masalah lain, tentu saja membuat hal yang biasa dihadapi jadi terasa lebih berat. Oh ya kenalin aku Hermawan, mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) semester 5 di salah satu universitas negeri di Yogyakarta. Kurang enak juga sebenarnya postingan pertama bukannya postingan yang bahagia, semangat ataupun membakar gairah, tapi memang ini yang sedang kurasain saat nulis postingan ini. Masalah, orang yang masih hidup tentu punya masalah, gak kenal waktu kalau datang, juga gak kenal situasi dan kondisi. Akhir UTS kemarin bukannya diisi oleh refreshing ngeringanin otak dari materi-materi yang sempet hinggap, malah otak diajak buat kerja keras buat nyelesaiin banyak tugas kuliah juga tugas kepanitiaan. Seperti ceadline cocard, deadline spanduk, tugas presentasi JMDI yang gak jelas, dan dua laporan...